Beasiswa S2/S3 Luar Negeri dengan APBN





LATAR BELAKANG

UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, dan Permen Nomor 42 Tahun 2007 tentang Sertifikasi Dosen, mewajibkan dosen harus memiliki strata pendidikan minimal satu tingkat lebih tinggi dari para mahasiswa yang diajarnya. Hal ini disebabkan karena Dosen merupakan SDM perguruan tinggi yang memiliki peran yang sangat sentral dan strategis dalam seluruh aktivitas di perguruan tinggi. Tinggi-rendahnya kualitas dosen akan sangat menentukan tinggi-rendahnya kualitas suatu perguruan tinggi.

Untuk memberikan kesempatan studi lanjut, Pemerintah menyediakan dana BPPS bagi dosen untuk melanjutkan studinya di program Pascasarjana Dalam Negeri. Namun, untuk lebih meningkatkan kualitas dosen berskala internasional, mulai tahun 2008, Direktorat Ketenagaan Ditjen Dikti sebagai unit yang mempunyai tugas dalam pembinaan, pelatihan dan pengembangan tenaga akademik, menyediakan beasiswa untuk studi lanjut S-2 dan S-3 di luar negeri.


DESKRIPSI

Program beasiswa S2/S3 Luar Negeri yang disediakan oleh Ditjen Dikti ini :
  1. Merupakan beasiswa yang berasal dari APBN.
  2. Bersifat terbuka untuk semua dosen tetap Perguruan Tinggi, baik PTN maupun PTS di Indonesia.
  3. Lama pemberian beasiswa adalah maksimum 3 tahun untuk program S-3 dan 2 tahun untuk program S-2.
  4. Komponen biaya yang dapat diberikan meliputi:
  5. - uang kuliah (tuition fee);
    - biaya hidup untuk penerima beasiswa (tidak termasuk keluarganya);
    - tiket pesawat pergi-pulang dari dan ke bandara internasional terakhir;
    - asuransi kesehatan;
    - biaya buku;
    - biaya kedatangan di negara lain (settling allowance);
    - biaya persiapan keberangkatan (visa, cek kesehatan, paspor, fiskal);
    - biaya kelebihan bagasi kepulangan;
    - biaya program khusus (seminar);
    - biaya penelitian atau penulisan tugas akhir;
    - biaya pendaftaran ke universitas.
  6. Besaran beasiswa disesuaikan dengan kondisi di negara-negara tujuan.
  7. Pengalokasian beasiswa Program Beasiswa Pascasarjana Luar Negeri (PBPLN) Ditjen Dikti dilakukan melalui Pimpinan Perguruan Tinggi (Rektor untuk PTN, dan Pimpinan Kopertis untuk PTS) dari masing-masing calon penerima beasiswa. Untuk itu, Pimpinan PT/Kopertis menyelenggarakan kontrak kerja dengan Dirjen Dikti.
  8. Jika sebagian program kegiatan studi penerima beasiswa dilakukan di Indonesia (misalnya dalam pelaksanaan penelitian), maka besaran biaya hidup selama di Indonesia akan dibayarkan menggunakan standard BPPS.
  9. Untuk mempermudah proses administrasi, peserta dianjurkan untuk memulai program studi pada Semester yang dimulai pada bulan September.


PERSYARATAN CALON

Syarat melamar beasiswa:
  1. Sudah memperoleh Letter of Acceptance yang masih berlaku dari Institusi dan/atau calon pembimbing dari Perguruan Tinggi luar negeri yang berkualitas (diutamakan dari Perguruan Tinggi Negara maju).
  2. Mengisi Form A
  3. Usia ketika melamar maksimum 50 tahun.
  4. Melampirkan copy ijazah dan transkrip (IPK) S1/S2 yang telah dilegalisasi.
  5. Melampirkan copy sertifikat bukti kemampuan Bahasa Inggris (TOEFL institusional 500, IELTS 6,0) atau bahasa asing lainnya sesuai dengan ketentuan dari perguruan tinggi tujuan masing-masing (yang masih berlaku).
  6. Untuk pelamar beasiswa S3 melampirkan Usulan Penelitian yang telah disetujui oleh (atau paling tidak sudah dikomunikasikan dengan) calon Pembimbing di PT Luar Negeri.


Berkas dan kelengkapan, disertai surat pengantar dari Pimpinan PT, dikirim ke

Direktorat Ketenagaan Ditjen Dikti Depdiknas
Gedung D Lantai 5 Kompleks Depdiknas
Jln. Jenderal Sudirman Pintu Satu Senayan Jakarta 10270.

MEKANISME SELEKSI

Seleksi akan dimulai dari pemeriksaan kelengkapan dokumen, kemudian dilanjutkan dengan wawancara terhadap mereka yang memenuhi persyaratan administrasi. Wawancara akan dilaksanakan dalam Bahasa Inggris.

JADWAL PENDAFTARAN DAN SELEKSI
Kegiatan dan Waktu
  1. Pengiriman berkas lengkap; Akhir Maret
  2. Pemeriksaan dokumen; Awal April
  3. Wawancara (dalam Bahasa Inggris); Pertengahan April
  4. Pengumuman calon yang diterima; Awal Mei
  5. Persiapan keberangkatan; Mei-Juli
  6. Keberangkatan; Agustus


Sebaran Beasiswa Luar Negeri Tahun 2008

No
Negara/Benua
Di LN
ThpI
ThpII
Tahap III
Jumlah
1
Amerika
4
6
-
13
23
2
Asia
44
70
19
290
323
3
Australia
18
115
7
147
287
4
Eropa
44
90
8
161
203
Jumlah
110
281
34
611
1.026



Rencana kegiatan untuk tahun 2009 meliputi:
  • Menyempurnakan penyusunan Pedoman Penyelenggaraan Program Beasiswa S2 / S3 Luar Negeri, terutama dalam proses dan kriteria seleksi, sehingga lebih sangkil dan mangkus;
  • Melanjutkan pengalokasian dana beasiswa bagi dosen-dosen perguruan tinggi negeri dan swasta melalui skema pendanaan APBN-Depdiknas untuk karyasiswa yang sedang memepuh program pascasarjana di luar negeri sebanyak 1000 orang;
  • Mempersiapkan keberangkatan penerima beasiswa S2 / S3 luar negeri Batch-IV melalui skema pendanaan APBN-Depdiknas pada tahun 2009. Jumlah penerima beasiswa direncanakan sebanyak 800 orang;
  • Merencanakan kegiatan proses seleksi calon penerima Beasiswa S2 / S3 Luar Negeri DIKTI untuk tahun 2010;
  • Merencanakan program penyiapan calon untuk pemanfaatan beasiswa luar negeri (Grant) yang diberikan oleh berbagai negara asing;
  • Mempersiapkan penerima beasiswa Program Sandwich untuk tahun 2009. Jumlah penerima Program Sandwich ini direncanakan sebesar 500 orang;
  • Mempersiapkan proses penjaringan calon penerima Program Sandwich;
  • Mempersiapkan program Pembekalan bagi penerima Beasiswa Batch-IV sebelum keberangkatan ke luar negeri;
  • Menyiapkan pemberangkatan studi ke luar negeri bagi dosen yang sudah dinyatakan sebagai penerima beasiswa Batch-IV;
  • Melaksanakan monitoring kemajuan belajar dari para karyasiswa


Form Surat Pernyataan, Daftar Riwayat Hidup, Surat Perjanjian dan Permohonan Paspor